Tampilkan postingan dengan label Balon Hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balon Hijau. Tampilkan semua postingan

Kamis, April 4

Notes

Jika saja aku tak pernah mengenalmu
Jika saja Tuhan tak mengirimmu untuk yang kedua kali di kehidupanku
Jika saja engkau tak memaksa untuk masuk dalam setiap hela nafasku
Mungkin aku tak akan merasa selengkap ini.

Jika saja aku tak pernah tahu akan engkau
Jika saja aku bukanlah tujuan kemana engkau pulang
Jika saja Tuhan tak menyayangiku sehebat ini
Mungkin aku tak akan mampu bersyukur sedalam ini

Jika saja aku tak pernah menemukanmu
Jika saja cerita ini tak pernah memilih kita sebagai peran utama
Jika saja engkau tak pernah menjadi setengahku
Mungkin aku tak pernah merasakan keajaiban takdir



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sabtu, Maret 9

Notes yang terlupa

Kepada ; Rae Wangi Mulyani

Kini tak ada lagi tempat bagi percakapan dan semua bualan yang tersaji ketika fajar merengek untuk menjemput sang terik, atau ketika senja membelai tubuh menuju gelap yang memerdekakan kita dari segala duri penat dan pusara hiruk pikuk
Tadi pagi yang teramat pagi sekali, diam-diam mereka pergi membawa suka tentang cita juga kotak-kotak besar yang berisi perasaan-perasaan milik kamu dan aku. mereka hanya meninggalkan sebuah bungkusan pilu berisi kejujuran kaku yang mengintimidasi dada bagian kiri dengan kepatahan dan kepedihan yang panjang dan curam.
Kemudian apa yang hendak kau redamkan ketika kesunyian begitu purna dan aku melayang sekarat  pelan-pelan mati suri bersama ribuan sajak yang tak lengkap dengan bait-bait sakti milikmu. 
Maka biarkanlah kotak-kotak itu melapuk dengan kelelapan mimpi yang akan aku besarkan dengan baik dan rapi setelah ini meski tanpamu ataupun sang percakapan. 
Meski harus habis warna, meski suara pergi dan kata-kata lenyap. biarkan segala ini melebur pada sepi dan bisu. dan aku akan tetap mencintaimu. 
Ini kepatahan terparah ketika kau hilang sayang, dan suatu hari jika bekal dan giliranku telah tersedia, jemput sukmaku untuk melengkapi sajak percakapan.



5 januari 2013
:kau terbaring dengan wajah pasimu yang ayu dan aku memeluk sekaligus menciumimu untuk yang terakhir kali. 
kau tahu kak.. sejujurnya aku marah saat itu, kenapa kesalingan tak menyertai dan kau harus menyaksikan aku menangisimu...sebenarnya aku benci. tapi aku bisa apa?? 
aku pasrah.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, Desember 21

Notes

saya ingin menulis sebenarnya saya ingin menangis. 

tapi tanpa alasan dan tak menemukan penyebab saya ingin menghempas gratis airmata membuat mata saya hanya terdiam meski sebenarnya dada menggerutu 
dan saya sudah mulai sulit menutupi nafsu ingin merajuk. 

sejujurnya ingin sekali melepas sebentar kepekaan yang membuat saya terlalu cepat membatu dan meresapi tiap emosi ini sampai tinggi sampai mendidih dan kemudian hancur sendiri, tapi apa bisa ?

kadang cuma pelangi, kadang cuma air, kadang cuma diam, kadang cuma nulis, bicara sendiri sambil merapikan dada yang berantakan 
dan memoles senyuman dan berkata dengan semangat " saya baik-baik saja, cheerss", 
kemudian membalikan badan, menggigit bibir, mengela nafas panjang semacam menutup jalan airmata yang berusaha muncul di keadaan yang sedang saya kondisikan baik itu tak berarti baik namun harus baik

sulit sekali menemukan cara paling tepat menangis ketika saya tak menemukan apa yang hendak saya bicarakan dalam tangis itu

meski dada mengisyaratkan ada kepedihan yang harus  di rayakan dan entah sengaja atau tanpa sengaja saya melupakan perihal apa itu dan bekerja keras sia-sia mencari apa yang terlalu mudah saya lupakan.

terkadang saya aneh dengan keabsurdan yang memiliki saya ini.
 




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, Desember 14

Ost Perjalanan

I've been awake for a while now You've got me feelin' like a child now 'Cause every time I see your bubbly face I get the tinglees in a silly place
 
It starts in my toes And I crinkle my nose Wherever it goes I always know That you make me smile Please stay for a while now Just take your time Wherever you go
 
The rain is fallin' on my window pane But we are hidin' in a safer place Under the covers stayin' safe and warm You give me feelings that I adore
 
They start in my toes Make me crinkle my nose Wherever it goes I always know That you make me smile Please stay for a while now Just take your time Wherever you go
 
What am I gonna say When you make me feel this way? I just, mmm
 
It starts in my toes Makes me crinkle my nose Wherever it goes I always know That you make me smile Please stay for a while now Just take your time Wherever you go
 
I’ve been asleep for a while now You tucked me in just like a child now 'Cause every time you hold me in your arms I'm comfortable enough to feel your warmth
 
It starts in my soul And I lose all control When you kiss my nose The feelin' shows 'Cause you make me smile Baby just take your time now Holdin' me tight
 
Wherever, wherever, where ever you go Wherever, wherever, where ever you go. 
♥ ♥ ♥

♥Colbie Caillat ♥



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, Desember 13

notes desember



Waktu selalu memberikan jawaban atas apa yang ia rahasiakan di dentang lonceng yang ia pastikan tepat pada bagiannya. Ini perbincangan tentang proses perjalanan hidup yang tak selalu berada pada satu sudut. 

Dan catatan tentang masa lalulah yang harus kita pelajari dan percayai bahwa segala yang berada di sana dapat merubah hidup kita supaya bisa memperbaiki segala bentuk kesalahan menjadi lebih benar, juga menciptakan kebahagiaan hidup yang lebih mutlak dengan pasangan di masa depan kita ini.

Karena hidup pada hakikatnya adalah memiliki landasan rasa bersyukur yang kita apresiasikan ke dalam cita-cita untuk mencapai tujuan terbaik dalam hidup yang kita persembahkan kepada Sang Maha Esa. 

Segala yang ada pada masa lalu, tentu akan selalu memberi penunjuk arah jalan untuk menjadikan apa yang kau inginkan di masa depan masing-masing, dalam hal ini tak pernah ada yang mampu menebak bahwa kesedihan yang kita temukan akan memberikan perayaan kebahagiaan yang entah dalam  perjananan waktu. Yang akan menjadikan masa depan kita berbeda jauh dari masa lalu.

Terima kasih Allah SWT, betapa jalan hidup yang sering terkeluhkan, kini telah menemukan jawaban atas segala kebahagian yang kau berikan di Desember ini :) 

Alhamdulillah, matur sembah nuwun kagem Gusti pangeran pemilik jagad raya.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, Oktober 7

Duapuluh Oktober

Surat dan sweater biru tua

sore ini aroma parfum basah terhidu ketika tempias hujan mampir di kaca jendela tua.
musim ini datang lagi mencipta jarak dalam belokan tajam, kau memaku payung di tubuh, di halaman aku menyiapkan tempayan besar siap menampungnya, lalu kamar kita menjamur sajak rindu yang rimbun yang hijau. di tempat yang jauh aku berusaha menemuimu dengan pesan instan yang sudah lebih dulu menghilangkan sinyalnya, mungkin kau akan terlambat tahu bahwa aku menunggu kau cepat menjemput.

suara dan cahaya kilat menggambar sempurna ketakutan di wajah milikku, kau di sana meradang pada langit mengeluh tentang kecemasan yang tak berhenti ketika listrik mati suri dalam keadaan badai. 
aku menciumi kau melalui sweater biru tua yang tertinggal di sofa, dan menyembunyikan tubuh sepiku ke dalamnya. kau masih belum beranjak dari percakapan gamang karena oktober mendadak cepat sekali basah dan gelap sebelum kau memulai perayaan perasaan pada lipatan kedua puluhnya.

kopi muram dalam cangkir hitam, hampir dingin ketika tulisan sendu tentang peri malam berserakan di kertas  putih yang ku simpan di saku sweater biru tua milikmu, dan kau membayangkan dua pasang mentari mengeringkan tanah basah oktober sambil tersenyum lucu. 
pastinya kita sama merasa kedinginan kali ini, lalu diam-diam kita mencari sisa-sisa pelukan di helaan nafas pelan-pelan hingga memori tentang jingga sang senja merasuki syaraf otak secara perlahan. 
kemudian menjelma hangat yang purna, lalu dengan mudah kita saling siap meletakan ucapan selamat lelap hanya pada langit-langit kamar tanpa kecupan atau usapan punggung.

:) 






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sekedar celoteh

: adi lanang

yess dan kalian sudah terlalu besar untuk harus saya ajari mengeja nama milik kalian sendiri. tak lagi pantas untuk saya tawari susu atau semangkok sereal, karena kalian jelas lebih memilih sebatang rokok dan segelas kopi untuk sarapan pagi :). 

saya hanya bisa bilang rokok itu tak baik untuk kegagahan dada kalian dan kopi juga dapat lebih menambah buruk keadaannya, saya tak pernah mengharapkan jawaban atasnya, saya cukup hanya memastikan kalian dengar dengan baik apa yang saya katakan.

kalian memang terlalu besar untuk saya anggap anak kecil yang harus saya jaga, sebab kalian sekarang lebih pandai menjaga perempuan mirip saya yang sering kalian sebut aneh :|.

yah... saya tau saya tak lebih baik, pintar, atau kuat di bandingkan kalian :'), tapi saya selalu memastikan kalian mengerti dan memahami apa yang menurut saya baik untuk kalian, meski keputusan terakhir hanya kalian yang boleh memilih dan menjangkau resiko pilihannya. 

yah.. saya hanya ingin kalian tidak mengalami hal buruk yang mungkin pernah saya alami itu saja. sebab proses saya selangkah lebih dulu dari kalian hingga terkadang saya wajib memberi kalian ilham atas apa yang saya alami agar kalian bisa memposisikan diri. bukan berarti saya kepala suku, bukan berarti saya ingin menang dan di anggap kakak, saya hanya ingin kalian baik-baik saja.

itu keinginan sederhana yang lebih dari cukup sebagai kakak yang memiliki kalian. ♥



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, Oktober 2

Duapuluh Oktober

Dan bagaimanapun juga, sebenarnya di sini kita hanya bertukar posisi dalam perjalanan persinggahan termasuk seperti kamu, saya, dia, dan mereka . 

Bergiliran menapaki sebuah fase yang sama dalam dunia ini, hanya saja berbeda cara. 

Kesedihan itu selalu sementara dan kebahagiaan pun hanya semata. 

Tak pernah ada yang saya simpan dalam lipatan kata ini. 

Ini hanya menyadarkan saya dari tidur panjang dari kebekuan dada. 

Menerima kamu dalam hal ini adalah hal terbaik dalam hidup saya, karena akhirnya saya paham mereka masing-masing pun akan menerimakan hal yang terbaik sesuai fase dan cara yang pasti berbeda. 

Intinya adalah sekarang saya tidak perlu merasa khawatir tersakiti dan menyakiti apapun kondisinya.

Dan akhirnya.. saya bisa berkata pada diri sendiri,
"Selamat membebaskan hati untuk meyakini pilihan hidup dan setengahmu". 



 



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, September 25

Ocehan sekedar

Bahkan dengan begitu mudahnya ku temukan wajahmu di lingkaran ini. 
Seperti pada puntung rokok yang menyala atau tumpukan abu dalam asbak cekung, pada semangkok mie hapkie dan sepasang sumpit kayu, pada secangkir nescafe classic panas atau pada gantungan kunci berbentuk Tuk. 
Terlalu mudah untuk melepaskan ingatan tentang perasaan yang terlambat, tentang waktu yang memilih lambat untuk melesatkan kejujuran pada kedua pasang mata yang telah memiliki rumah masing-masing. 
Tangis terlalu luka untuk kita pelihara bukankah kita telah terpilih sebagai dunia, sebagai sesuatu yang kita maknai dalam perasaan yang membangun rasanya sendiri. 
Meskipun waktu mempertemukan kita pada jalan buntu, dan kita memutuskan memilih dengan rela dengan logika yang terbuka untuk kembali pulang. 
Dan kembali dengan mudah mengisi ingatan tentang kenangan yang paling sulit untuk kita saling lepaskan.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Ocehan sekedar

Tak ada lagi tempat untuk sang percakapan, untuk sekedar bualan logika atau isyarat dada yang mungkin tertelan bulat-bulat atau sedikit demi sedikit, yang biasa hadir ketika fajar merengek menjemput sang terik, ketika senja membelai tubuh menuju malam dalam memerdekakan kita dari tancapan segala duri penat dan pusara arus hiruk pikuk waktu.
Tadi... pada pagi yang begitu pagi, mereka diam-diam pergi membawa lusinan suka tentang cita, juga sebuah kotak besar yang berisi perasaan-perasaan milik kamu, milik aku.
Mereka meninggalkan entah sengaja menanggalkan selembar kejujuran yang terlalu kaku untuk terbungkus pilu yang dengan segera mengintimdasi dada bagian kiri, dengan kepedihannya dengan kepatahannya yang panjang yang curam dan dalam.
Apalagi yang hendak kita redam setelahnya, ketika kesunyian begitu purna dan aku melayang lengang kemudian mati pelan-pelan dalam kesurian bersama ribuan puisi dan jejak yang tak lagi engkau lengkapi dengan bait-bait sakti.
Maka biarkanlah kotak besar dalam genggaman mereka melapuk dengan kelelapan mimpi yang setelah ini akan kuciptakan dengan baik dan rapi meski dengan tanpamu ataupun sang percakapan. 
Meski habis warna, meski harus pergi suara atau kata-kata, meski mati kita dalam istirah bisu.. yang sepi.. yang paling.. dalam  kenyalangan.. panjang.




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sabtu, September 22

Ocehan sekedar


Mengopi

Ijinkan saya diam di sana menghitam dan menari dengan kepahitan.

Menerima ruah yang melestarikan mimpi hanya mengembang sebentar lalu hilang.

Biarkan saya mati tersenyum dengan meneguk ribuan cafein yang mengkristal di lipatan usus saya yang entah dan berulang-ulang tanpa bosan.

Dan menemuinya melarut denganya dalam pelukan dan gengaman miliknya, adalah list terfavorit dan terlalu rajin saya catatkan pada notes waktu yang beraroma entah dan pahit ini.

Ki.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Ocehan sekedar

Maka menyiksa adalah menghujani bulan merah dengan amarah dan resah perlahan tapi tajam dan dalam. Warna hijau telah mati mampat karena klorofil pecah sebagai darah dan saya memuntahkannya dengan airmata. Mari mengutuk dada, menunjuk mereka sebagai sampah kotor dalam dusta yang nista dalam porak poranda nasib tercela yang menganga. Dan tolong bunuh sajak saya dalam keadaan sekarat dalam wajah meronta karena kehilangan otak dan bijak.

Ki.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Ocehan sekedar

Yang saya tahu ini bukan lagi kepulangan seperti yang kau katakan dengan lirih selirih asap rokok yang melipir lewat wajahmu yang samar saya lihat, sebab lampu 5watt ini tak cukup menerangi beranda rumah yang terlalu tua dan gelap. Katamu saya masih terlalu getas dan rewel jika harus menyimpan kupu-kupu milikmu, bisa-bisa malah tanpa sengaja membunuhnya dalam waktu yang tak bisa saya anggap sebagai sementara, yang tak bisa saya protes harus berhenti di mana untuk melepasnya, agar dapat membantu tubuh saya menemukanmu. 
Pulang kali ini saya terlalu lelah untuk sekedar membuka pintu yang terkunci, untuk sekedar menyalakan lampu pada tiap-tiap ruangan, lalu saya harus repot memaksa pergi sang kerinduan yang dengan mudah muncul di setiap udara yang berada di rumah yang katanya rumah kita, tapi hanya saya saja yang pulang tapi tidak dengan kau. Inikah yang kau sebut dengan kepulangan ? yang menerimakan kesedihan tinggal dalam sela-sela rongga dada ? dan mengikat airmata dengan pejam yang tak pernah leram dalam nyenyak ? jika ini yang kau maksud saya akan lebih memilih meracuni otakmu agar kau lumpuh agar kau merasakan apa yang saya hadapi adalah tragis yang luar biasa baik. 
Kau yang senja kau yang gelap kau yang segalanya memberikan cahaya kau sang kupu-kupu yang hanya saya genggam dalam lingkaran nanar yang tak pernah sanggup mengandeng tangan saya untuk pulang bersama untuk berbagi peluk atau ciuman ketika dengung sepi bermalam di kamar hijau pupus yang pernah kau katakan bahwa itu warna yang telah memilikimu. 
Jendela kamar mengirimkan semacam pesan semacam kusam yang memuram ketika hendak saya baca, maka urung saya cukup melepaskan apa yang tak dapat lagi saya reka, menerima kepeduliaan dari kesedihan yang membalut tubuh dengan pilu di sana-sini sebab saya sebaiknya menyerah untuk menerima paham kepulangan yang kau ciptakan, meskipun saya paham saya tak akan pernah memahami,bahkan untuk sekedar menanggalkan ingatan yang dulu terlanjur besar dan tumbuh di ketiak dan bibirmu.

Ki..



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, Agustus 30

lingkaran

surat kepada yang telah tertidur II


mungkin kali ini sang sajak sudah menyulur di kepalamu dan giliran aku yang tersenyum mendelik ke arah matamu yang tajam ketika sajak cinta yang kutulis kali ini berhasil kau singkap dengan mudahnya dengan sederhananya. 

hei... masih ingat tentang semarang, stasiun tua, bulan separo, eskrim vanila, kopi strawberry yang dimiliki oleh langit kepala kita ? aku rindu kita menari ramai dengan mereka di sajak, bagaimana denganmu sayang ?.

apa kau bisa cukup pulas dengan memimpikan mereka di tidurmu ?.
ahh... kau curang, sengaja menduluiku membebaskan rindu dan mereka supaya dapat berpelukan likat dengan alas suara dengkuranmu yang terjaga oleh empuknya bantal. kau tahu aku benar-benar cemburu sayang :).

dan satu lagi yang harus kau tahu... 
ketika matamu terpejam, aku tengah membuka mata lebar mencari makna perjalanan bulan separo milik kita ini. 

sepertinya sekejap lagi kita akan lekas menuai hasil perjalanan ajaib ketika kita sama-sama mengadu hidup pada kota semarang yang merentangkan lembaran dunia penuh warna, upaya, rasa dan simbah ruah karunia Sang Kuasa pemilik jagad semesta. 

aku tersadar betapa nasib terlampau sederhana jika harus kita retas hanya sebagai kata-kata pada tembok-tembok putih stasiun tua ataupun melindap pada deretan bangku penumpang, sebab ia adalah doa yang mengarisi setiap lipatan waktu yang kita temui ketika eskrim vanila meleleh perlahan dengan lembut di lidah getir milik kau dan aku saat kita terlalu iseng menghitung lampu di trotoar pahlawan. 

dan melukis rasa syukur yang begitu luas atas Kita adalah dengan saling menjaga, memahami, mengerti, merindui dan percaya bahwa kita hanyalah perencana yang tak akan pernah lulus sebagai penentu akhir cerita dari nasib milik kita sendiri. 

mirip seperti obrolan biasa kita yang terhidang cukup manis dengan secangkir kopi strawberry di ujung larut, sambil menunggu kau atau aku yang terlebih dahulu memilih untuk menidurkan kantuk. 

 :* 



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, Agustus 29

lingkaran

Dear ... (mantan) sahabat, patner, bos, pacar, musuh, teman dan siapapun kalian yang pernah saya singgahi dan menyinggahi.

saya rindu akan kebodohan masa lalu yang mengajarkan berbagai proses pelajaran tentang berjalan melintas waktu.
saya rindu nasihat dan segala kemarahan yang mereka lemparkan ketika kesalahan saya ajukan di balik seragam.
saya rindu mengungkit problema kecil tentang kemanusiawian yang mereka sulurkan di dada dan kepala saya, tentang tertawa, tekad, persaingan, kebencian, toleransi, rodi, romusha, muka tembok, kasih sayang, urusan perut, patah hati, money, kerjasama, kemandirian, keegoisan, keberhasilan dan entah saya lupa jika harus menyebutnya satu demi satu.
kali ini saya merasa tua meski belum menjadi bangka untuk sekedar berkata bahwa kalian yang pernah ada di masa lalu adalah pahlawan saya di masa kini. pelajaran, pengalaman, dan penerimaan kalian, telah membuat saya tumbuh dengan kedua mata yang tidak pernah melihat sebuah hal dari satu sisi.

)* nostalgia ternyata perlu untuk merangsang nalar merangkum kesimpulan bahwa Ketidakbaikan akan selalu memunculkan Kebaikan yang dapat kita sadari di saat INI.

 



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, Juni 21

notes

Surat kepada yang telah tertidur


Barangkali aku sudah terlalu sering memberikan selembar surat yang di dalamnya berisi potongan sajak berdiksi lugas ataupun bermetafora lepas yang mungkin malah kau anggap absurd. 
Yang selalu pelan-pelan kau baca dengan mimik aneh yang membentuk raut lucu ketika kerutan pada alismu meninggi dan setelahnya engkau tak pernah berkelanjutan untuk segera menulis balasan kepada surat milikku tersebut. 
Di sampingmu aku memandangi dengan harus cukup sanggup menahan desis tawa yang kusimpan rapat-rapat disungging bibir yang telah kau hafal kebohongannya. 
Lalu kita saling berkata dalam senyum betapa kita telah saling mengenal ; Engkau yang tak mampu membohongiku dengan kepolosanmu dan kekhilafan yang selalu kau maklumi pada kedua mata sayu milikku. 
Saling mengalah dan kemudian saling menyalahkan, saling menyalahkan lalu kemudian saling membenarkan sebentuk permainan yang menjadi identitas bagi jiwa yang belum matang namun saling mendewasakan, saling melanjutkan, dan saling berpelukan untuk saling memberi arti dalam tatanan sebuah dogma di lingkaran abad kehidupan yang memiliki perangai dalam beberapa rupa musim. 
Kita selalu saja mengakhiri hari dengan kebaikan dan keburukan dengan skor satu sama untuk masing-masing
Dan seperti halnya sang hujan yang telah membaur dan melebur dengan kita yang terlalu suka dengan segala tentang basah yang kuyub. 
Yang terlalu mencintai keisengan untuk berburu apa saja tentang petualangan yang terkadang membuat kita pincang karena terjatuh dari sungai yang curam, ketika hujan begitu deras dan aku memaksa untuk terus menyeberanginya agar kita tidak terlambat menangkap pelangi atau menghindari petir yang terlalu galak bagi jantung lemahku yang tak sanggup untuk terus-menerus merasa terkejut akan berisik suara lantangnya. 
Terlalu hobi berlari kemana saja seperti sang angin yang begitu sederhana memiliki pilihan perihal pertanyaan atau jawaban yang tak akan pernah menjadi soal penting. 
: Serupa cemburu yang hanyalah perkara yang mirip dengan hilangnya senja di pelukan malam. 
Sebuah marah hanyalah tentang cubitan di pinggang atau jitakan yang mendarat mulus di kepala untuk menyelesaikannya. 
Atau perasaan sedih yang hanya butuh setangkup eskrim strawberry dan pundak gagahmu untuk menopang derasnya airmata yang diam-diam sembunyi di kelopak mataku, lalu engkau hanya tersenyum dan melepaskan sekumpulan jemarimu untuk mengusel di hidung mancung milikku lalu sebentar kemudian aku mengikuti senyummu dan menyembunyikan malu di di lapangnya dada hangatmu persis seperti anak kecil yang tidur pulas dibelahan payudara sang ibunda. 
Dan tertawa bahagia hanyalah dengan cukup bersyukur ketika melihat engkau kekenyangan menghabiskan serantang nasi jagung, bersayur urab kluban, dan lauk ikan gereh bakar, lalu sesaat kemudian jatuh terkulai tidur dengan senyum manis sempurna sembari memeluk betis milik kaki kecilku.



*kado buat ultah si 20102010



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sabtu, Juni 9

notes

maaf tak bisa menebarkan ribuan kata di lembar putih yang tak akan kau baca namun aku memaksa untuk menuliskannya. kau tahu...akulah yang orang pertama yang akan kau ingat dan kemudian kau lupakan selamanya ketika wajahku tersirat dalam potongan kaca yang tak lagi utuh. dan aku telah mengerti dan memakluminya sejak saat ini, sejak sebelum kau menemukan hal tersebut aku telah menangisi dan tak akan pernah berhenti hingga nanti.

maaf meninggalkanmu dengan jejak yang begitu telak, dan kau sia-sia sebagai debu yang telah kuyakini menyelimuti raga ini menuju usia yang kan menutup pintunya kelak. aku telah kalah oleh tamak yang merajai lingkaran hitam mata dan uban yang baru saja tumbuh satu di kepalaku. hingga merelakanmu dalam abai yang serta merta aku sebagai pelaku perela tanpa aba-aba, dan semua berlalu begitu saja.

dan kenangan batin dalam jiwaku menyimpanmu dengan lekat di antara perih pedih yang memaksa semua tinggal tersebab aku mencintaimu, meski mungkin surat ini tak akan pernah selesai dengan maaf dan kau pun tak akan pernah meminta dan menerima. namun setidaknya adalah seperti ini  untuk mengatakan : Kau yang tak ada kini, dulu pernah ada. 




Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

notes

menatapmu dalam onggok tanah yang tak lagi rata seperti sedang melawat rindu yang menggelembung penuh dalam lingkaran yang tak lekas pecah. kemudian sesal meretaskan nestafa nyalang dalam barisan kepatahan yang menelanjangi alam sadar. kekasih, tidurlah dalam ketidakhendakan hati kami yang culas. biarkan kepala kami mengendap oleh waktu hingga matang. lalu menjemputmu lagi di langit senja yang masih muda.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, Mei 20

just us

sepertinya ada yang tengah kami rayakan dengan sama-sama membaca lagi kisah; 
SEUTAS BALON DALAM GENGGAMAN




Tak perlu ada kata-kata yang berbicara di sini jika engkau dan aku telah menandakan sebuah perayaan tentang bulan merah dan melati yang teronce di setiap sudut rupa ranjang berkelambu merah muda.
200512



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, April 15

notes real

Perempuan itu


2007
Aku menyukainya dan berharap bisa mencintainya namun dia sedang berjodoh, jelas bukan denganku dan aku tak berhak merebut kebahagian yang tumbuh di matanya di setiap manis senyumannya. 
Bagiku Ia tidaklah harus kumiliki, karena dengan memandang dari kejauhan mengetahui ia tampak begitu bahagia maka dengan itu saja ia telah memberikan kebahagian bagi dadaku yang sedikit terbungkus getir yang tak perlu aku pikir.

Lalulintas bumi memberikan kami perpisahan tanpa kesan tanpa pesan. 

Yah… begitu saja tanpa suatu apa-apa. 


2010
Sama seperti kami berpisah mengikuti arus nasib tanpa pertanda apa-apa, kami pun bertemu kembali tanpa sengaja di salah satu belahan bumi yang memeluk kami. 

Seperti menemukan kepingan dada yang tertinggal di masa lampau, aku menemukan dan mengikutinya. Ia dengan mata berbeda yang tak lagi bisa kubaca dan tak berharap bisa membaca. Hanya saja ada keinginan untuk terus berada pada pijakan sama dan mengulurkan tangan untuk saling membagi apa yang telah kami tinggal ketika saling tak bertaut rupa di sepanjang enam musim ini. 

Kami melalukan perjalanan sekedar, diskusi yang melebar dari hal berawal huruf A sampai Z. 
Berbincang tentang teka-teki otak, hati,  hingga soal sampah.
Kami begitu terbuka untuk saling berbagi pundak, saling berbagi segelas air putih yang memberi rasa jernih bagi segala kerumitan hal yang tengah kami topang.
Tersebab kita berawal dari bukan apa-apa dan tak memiliki apa-apa hingga kita tak perlu menjadi siapa-siapa cukup sebagai diri kami masing-masing ; dia dan aku. 

Titik yang memberi nilai lebih ketika kami bercakap jujur tentang jalur bernasib kembar yang tak kita sangka. Kemudian kami sering saling bersorak kesal ; melepaskan lelah perihal cerita hati. Lalu ber-euforia rasa kepedihan tentang kesamaan perbedaan yang telah memberikan ruang sesak di dada milik kami masing-masing saat kini. Aku tak pernah menduga tentang hal ini. Kami sama-sama bersedih tapi kami tertawa karena tuhan meretaskan hal yang mirip pada kami yang sama-sama tengah mencari ujung jawab. 

Hingga perlahan namun pasti aku menyadari bahwa cerita tentang dirinya di masa lalu masih kumiliki dan tersimpan rapi. Aku memutuskan untuk meneruskannya dengan memilih jalan mengakhiri perbedaan yang mengikatku dan berusaha mengejar ia yang memiliki begitu banyak persamaan denganku, hanya dia yang mampu membacaku lebih dari lainnya.

Meraih kesempatan yang Tuhan tandakan dengan segala kebetulan yang harus kunalar, bahwa untuk kali ini aku tak boleh lagi kehilangan dia untuk kedua kalinya. sosok yang memberikan dengan cuma-cuma perasaan suka sejak pertama kali melihatnya dan memberi perasaan jatuh cinta yang tak berharap sia-sia saat menemukannya lagi dia di kesempatan kedua ini.

Bagaimana bisa ini semua terjadi ? Itu selalu entah. Jodoh adakah yang pernah tahu selain Sang Pencipta. Kami hanya berjalan ke masa yang berada di depan kami ; Bersama.



2012
Katanya : Hanya engkau orang yang bersedia aku ikut sertakan sebagai Alien, dan melengkapi ke-Alienanku didalam hidupmu yang telah memberi hidup padaku.

Aku : Hanya engkau yang mampu melengkapi aku sebagai Satu. Sebab  adalah engkau Setengahku.



limabelas april duaribuduabelas > J.A.R



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
 
Powered by Blogger