Balon Hijau
Juli hanyalah selembar kertas yang memuat setumpuk cerita, tak peduli menyimpan buruk atau nyaman aku hanya ingin mencintai tiap arti tulisan miliknya hanya dengan sederhana saja.
Sekedar Saja
Dear angin ....rasanya tampak begitu purba untuk kembali menyisipkanmu di sepenggal nostalgia yang kunikmati dengan secangkir kopi dan jendela berbingkai kayu jati yang mengukirkan rindu yang koyak dan sesak.
Non Real
Surat kepada yang telah tertidur Barangkali aku sudah terlalu sering memberikan selembar surat yang di dalamnya berisi potongan sajak berdiksi lugas ataupun bermetafora lepas yang mungkin malah kau anggap absurd.
Writing
Menujumu : jalan-jalan di kota tua itu kulihat menjelma sungai-sungai panjang nan curam adalah itu mengapa aku tak pernah sampai padamu.
Jadul
Langit merah di stasiun tua telah meredupkan nyalanyadan aku masih memilih duduk berjaga di bangku smoking area,berharap pada bayangan, siapa tahu kau amnesia sesaat dan membaca ulang pesan pendek dariku lalu tak lama kemudian kudapati asap rokokmu melambai di wajahku.



